PENGEMBANGAN UMKM DESA SUKOREJO TERHADAP KERUPUK MANGROVE DAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH

Penulis

  • Rizki Kurniawan Fakultas hukum Universitas Gresik
  • Zakiah Noer Fakultas Hukum Universitas Gresik
  • Suyanto suyanto Fakultas hukum Universitas Gresik
  • abdul basid Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Gresik
  • Sylvia Setjoatdmadja Fakultas hukum Universitas Gresik
  • Ika Ayudyanti Fakultas hukum Universitas Gresik

DOI:

https://doi.org/10.58705/jam.v3i3.274

Kata Kunci:

UMKM, Kerupuk Mangrove, Pengolahan Limbah dan Minyak Jelantah

Abstrak

Secara ekonomis hutan mangrove banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitarnya dalam memenuhi kehidupan mereka. Namun, pemanfaatan lahan kerja oleh pabrik sekitar desa yang dilakukan secara tidak arif dan bijaksana dimana lahan mangrove dimanfaatkan tanpa mempertimbangkan daya dukungnya seringkali berdampak negatif terhadap keberadaan hutan mangrove. Hutan mangrove menjadi rusak pada akhirnya juga berdampak pada pekerjaan kelompok masyarakat tertentu. Peningkatan perekonomian di ekosistem hutan mangrove merupakan salah satu pendekatan dalam pemanfaatan ekosistem hutan mangrove secara lestari. Penerapan konsep ekowisata di kawasan ekosistem hutan mangrove secara umum diharapkan dapat mengurangi tingkat perusakan kawasan tersebut oleh masyarakat dan berpengaruh pada peningkatan ekonomi. Konsep ini juga menjadi pilihan kepala Desa Sukorejo dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Pada umumnya masyarakat sekitar Desa Sukorejo banyak berprofesi sebagai nelayan dengan ciri memiliki tingkat pendidikan yang rendah dan taraf perekonomian yang masih jauh dari kesejateraan. Untuk mendukung kehidupan mereka, maka hutan mangrove bukan hanya harus dilindungi tetapi juga harus memberikan manfaat secara nyata kepada mereka dalam hal penyediaan pangan dan ketahanan hidup. Salah satu produk yang dapat diambil dari potensi daun jeruju adalah sebagai kerupuk oleh UMKM Desa Sukorejo. makanan olahan hasil dari daun jeruju ini memiliki cita rasa yang khas dan memiliki banyak manfaat. Mayoritas masyarakat Desa Sukorejo memiliki bisnis rumahan. Pada bisnis rumahan aktifitas produksi UMKM Desa Sukorejo menghasilkan Limbah Minyak Jelantah yang apabila digunakan dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan. Perlunya Pengolahan Limbah Minyak Jelantah menjadi lilin aromatic merupakan salah satu pilihan yang tepat dalam menekan volume minyak jelantah. Dengan demikian, diharapkan produk tersebut dapat menjadi iconik desa sukorejo dalam meningkatkan ekonomi desa sukorejo khususnya masyarakat sekitar Kawasan Konservasi Mangrove Sukorejo.

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-31

Cara Mengutip

Kurniawan, R., Noer, Z., suyanto, S., basid, abdul, Setjoatdmadja, S., & Ayudyanti, I. (2024). PENGEMBANGAN UMKM DESA SUKOREJO TERHADAP KERUPUK MANGROVE DAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH. Jurnal Abdimas Multidisiplin, 3(3), 13–23. https://doi.org/10.58705/jam.v3i3.274